New Page 1
New Page 6

 

  DISTRIBUTOR / PEMASOK BUNGA POTONG SEGAR
  MENERIMA Pesanan Partai Grosir / Eceran Ke Seluruh Indonesia
 
Krisan

Bunga : Krisan, Mawar, Galbera, Gradiol, Balon, Anyelir, Lily, Sedap Malam, Adas, Amaranthus, Peacock, Anthurium  Daun :   Pilo, Sirih, Drassena, Andong Besi, Papyrus, Tifa, Leather Licaf, Florida Beauty, Rusrus, Tumpuk, Ivy, Asparaga, Ekor Tupai

 

 Translate this page

English French German Spain Italian Dutch Russian  Japanese Korean  Chinese Simplified

 

 

 

BERANDA

ORDER

GALERI FOTO

TENTANG KAMI

     

NAMA ILMIAH TUMBUHAN

               
  New Page 1
BUNGA
Krisan
Mawar
Galbera
Gradiol
Balon
Anyelir
Lily
Sedap Malam
Adas
Amaranthus
Peacock
Anthurium
   
DAUN
Pilo
Sirih
Drassena
Andong Besi
Papyrus
Tifa
Leather Licaf
Florida Beauty
Rusrus
Tumpuk
Ivy
Asparaga
Ekor Tupai
   
BUNGA MEJA
   
DEKORASI

 

Translate this page

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sekilas Tentang TIFA 

 
 
Tifa atau cat tail (Typha angustifolia), dikenal sebagai gulma atau tanaman liar. Pamor tanaman air makin hari makin disukai. Dari sekadar penghuni rawa dan sungai kini telah menjadi tumbuhan penghias halaman rumah. Bahkan sosoknya yang indah, serta alami, dijadikan pelengkap untuk mempercantik lobi hotel, gedung perkantoran
 
Pamor tanaman air makin hari makin disukai. Dari sekadar penghuni rawa dan sungai kini telah menjadi tumbuhan penghias halaman rumah. Bahkan sosoknya yang indah, serta alami, dijadikan pelengkap untuk mempercantik lobi hotel, gedung perkantoran serta dekorasi taman.
 
Seiring dengan perkembangan hobi tanaman , banyak para peminat memilih tumbuhan air sebagai flora hias.

Dari sekedar pengisi kolam-kolam di sekitar taman atau empang pemeliharaan ikan, kini keberadaannya makin dimuliakan.

Teratai dan lotus saja misalnya, dipilih menjadi tanaman favorit penghias kolam di sekitar taman dan tempat tinggal.

Tidak hanya itu, para pecinta tanaman air mulai mengembangkan dengan menaruhnya dalam wadah khusus. Dirangkai apik dalam dekorasi pekarangan. Bahkan,ditata secara berkelompok menurut jenisnya atau divariasikan dengan jenis lain di dalam pot indah.

Maraknya, pecinta pepohonan yang hidup di air dan lumpur tersebut membuat bisnis tanaman air semakin ramai.

Untuk mendapatkannya tidak perlu lagi mencari-cari dipinggiran sawah, danau , atau tepian sungai. Sejumlah pedagang tanaman hias di pinggir-pinggir jalan banyak menjualnya.

Misalnya pedagang tanaman yang mangkal di Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan atau di sepanjang Jalan Arjuna Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mereka memajangnya dalam pot-pot aneka bentuk.

Penawaran harganya pun bervariasi, antara 25-100 ribu rupiah, tergantung jenis tanaman yang dipilih. Tarif tersebut juga tergantung pada jenis pot yang akan dipilih.

Menurut seorang pehobi tanaman air, Lukito Adi Marianto SP, banyak ragam yang bisa dipilih untuk mempercantik dekorasi kolam, taman atau ruangan.

Aneka jenis teratai (Nympaceae) atau lotus (Nelumbo) misalnya, sangat populer dikalangan peminat tanaman air.

Begitu pula dengan tumbuhan yang banyak menjejali permukaan rawa seperti apu-apu, rumput payung (Cyperus alternifolius) serta eceng gondok, kini dikemas sebagai tanaman pelengkap taman atau ruangan.

Jenis-jenis tersebut tidak sekadar tanaman hias saja, tapi mempunyai keunggulan lain seperti penyedia oksigen dan mampu menyerap sinar matahari.

Sejumlah tumbuhan air juga memiliki faedah yang berguna untuk membersihkan udara sekaligus menyerap kadar garam yang berlebihan di dalam air.

Contohnya adalah varen (Synnema triflorum) yang daunnya seperti daun pepaya, atau amazon sword plant, yang batangnya berbentuk menyerupai pedang.

Begitu pula dengan eceng gondok, yang dikenal sebagai tanaman penggangu (gulma), tapi sangat bermanfaat. Fungsi ekologisnya mampu bekerja untuk menetralisir bahan pencemar yang berada dalam air, seperti menyerap partikel logam, dan senyawa fosfat.


Memelihara Ikan

Sesuai dengan julukannya, tempat hidup tumbuhan itu tergantung pada air sebagai unsur utama. Begitu pula bila ditaruh di dalam pot atau ditempatkan disekitar kolam, harus tetap digenangi air tentunya.

Bagi yang mempunyai pekarangan sempit tapi ingin menampilkan tanaman air, pot aneka ukuran dapat dipilih sebagai tempat hidupnya.

Apalagi disajkan dalam bentuk yang terkesan alami, tampak anggun dengan pot bernuansa artistik. Wadah berbagai rupa dan ukuran tersebut dapat diperoleh pada pedagang tanaman atau penjual pot kembang.

Untuk tanaman air umumnya dipakai pot yang berbentuk tingggi vertikal, berpermukaan lebar, berbentuk bejana, atau gentong. Umumnya wadah terbuat dari gerabah, yang harganya beragam tergantung disain.

Tarif yang ditawarkannya pun sangat bervariasi, antara Rp 15.000-75.000 untuk satu buah pot yang berasal dari tanah liat itu.

Penempatan jenis tanaman air juga bergantung besar kecilnya pot yang dipakai. Misalnya yang berdiameter 50-100cm cocok digunakan untuk tanaman air yang berbatang tinggi.

Untuk teratai paling pas ditaruh pada pot yang berpermukaan lebar. Tapi kelemahan bila ditaruh dalam pot, pertumbuhan air jadi terbatas. Penampilannya tidak maksimal seperti di tanam pada kolam luas.

Apabila tersedia pekarangan yang lebar, penempatan tanaman air dapat dilakukan pada kolam buatan. Lokasi yang sesuai adalah terkena sinar matahari dan terbuka.

Maka dari itu hindari membuat kolam dibawah pepohonan, karena ceceran daun yang jatuh dapat mengotori taman.

Menurut Lukito, jebolan Fakultas Pertanian UGM, Yogyakarta, tahun 1995,pembuatan kolam jangan terlalu dalam, cukup maksimal satu meter saja.

Kolam yang dalam akan berakibat buruk pada sirkulasi udara (aerasi). Untuk menambah cantik, menurut pandangan dia, dapat ditempatkan patung, susunan batu-batu besar, atau dibuat air mancur, di sekitar tanaman air.

Sedangkan media tanam yang paling baik untuk habitat tanaman air adalah lumpur sawah. Dapat pula dipakai lumpur sungai atau tanah dari rawa.

Setelah pengambilan lumpur, sebaiknya dijemur dahulu untuk membunuh bibit-bibit tanaman atau binatang pengganggu.

Tapi bila kesulitan mendapatkannya, bisa dibuat sendiri yaitu mencampur tanah merah bersama pasir dan ditambahkan pupuk kandang, dengan perbandingan 2:1. Alternatif lain adalah memakai humus dua bagian ditambah pupuk kandang sebanyak satu bagian.

Pupuk kompos juga bisa digunakan, tapi resikonya akan mengambang di permukaan air sehingga dapat mengotori pot atau kolam.

Faktor yang paling penting bagi kelangsungan hidup tumbuhan, adalah kondisi air yang menggenanginya. Makanya kualitas air yang bersih dan tidak tercemar sangat diperlukan.

Mengenai hal tersebut penggantian air harus sering dilakukan. Idealnya 2-3 hari sekali untuk tanaman dalam pot atau 1-2 minggu sekali pada kolam.

Meski hidupnya pada genangan air ,penyiraman pun penting dilakukan. Waktu yang paling cocok adalah pada pagi atau sore hari, di musim penghujan. Sedangkan pada waktu kemarau dapat dilakukan dua kali sehari.

Untuk menghindari rusaknya daun atau bunga, terutama pada teratai atau lotus, saat menyiram dipakai hand spray atau selang yang ujungnya sedikit ditutup.

Untuk meghindari berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk, isian pot amat baik dipelihara ikan. Ikan yang berukuran kecil seperti sepat atau ikan mas dapat dilepas sesuai dengan besar kecilnya wadah. Pot berdiameter dibawah 1 meter misalnya cukup ditebar 3-5 ekor. Pada kolam seluas satu meter persegi, ideal dipelihara 5-10 ekor.

Manfaat yang lain dalam memelihara ikan yaitu kotorannya sangat berguna bagi tanaman sebagai pupuk. Namun bila ikan mulai membesar, sebaiknya ikan diganti dengan yang lebih kecil.

Selain itu tanaman air paling suka terkena sinar matahari langsung. Cahaya sinar surya selama enam jam sehari dianggap cukup baik bagi pertumbuhan pohon. Hal tersebut sangat cocok dilakukan dalam penempatan di pada lokasi yang terbuka.
 
Tanaman air banyak dijadikan pilihan untuk mempercantik taman. Bentuknya cantik, jenisnya beragam, dan merawatnya pun tak sulit. Ditanam di pot yang cantik, lantas diletakkan di tempat yang sesuai, membuat rumah Anda semakin harmonis.
 
Para pemilik rumah dengan gaya minimalis yang serba simpel dan praktis banyak memilih tanaman air sebagai tanaman penghias rumah. Bahkan, pengelola hotel, kantor, serta mal pun banyak yang memanfaatkan keindahan tanaman-tanaman air ini.

Tanaman air yang banyak dilirik orang adalah teratai (Nympaceae) atau lotus (Nelumbo). Tapi sebetulnya masih banyak lagi tanaman air selain kedua tanaman itu. Hampir semua penjual tanaman menjual aneka ragam tanaman air selain teratai dan lotus yang memang populer tersebut. Di tempat Gunawan, misalnya, ada kurang lebih 20 jenis tanaman air. Sebut saja, papirus (Cyperus papyrus), tifa atau cat tail (Typha angustifolia), apu-apu (Pristia stratiotes) atau eceng gondok (Erchormia crassipes), rumput payung (Cyperus alternifolius).

 Banyak orang meletakkan tanaman air sebagai penghias halaman, atau pinggiran kolam. "Apalagi tanaman air paling gampang perawatannya. Yang penting jangan lupa diperiksa kecukupan airnya. Jika kurang air, tanaman akan berwarna kuning dan mati," tutur Gunawan. Untuk menentukan seberapa tinggi air yang diperlukan untuk tanaman airnya, Gunawan menyarankan untuk melihat saja arah tumbuh tanaman tersebut. Jika tanaman airnya enggak tumbuh ke atas berarti memerlukan banyak air dan harus tergenang. Sebaliknya, jika tumbuh ke atas, cukup basah saja, tak usah terlalu banyak airnya.

Pakai Lumpur
 
Saking gampangnya memelihara tanaman air, penyakit-penyakit yang biasanya menimpa tanaman pun jarang menghinggapi. "Simpan saja di tempat panas, hasilnya akan lebih bagus. Sebagai pupuk kimia berikan NPK. Sedangkan yang alami berikan kotoran kambing karena lebih adem," imbuh Gunawan.

Untuk hasil maksimal, Gunawan menyarankan agar menyediakan media yang lebih khusus, yaitu lumpur sawah, lumpur empang, atau lumpur kali. Yang penting lembut. Media seperti ini sangat baik, karena bila menggunakan media tanah kualitasnya kurang bagus.

Hanya saja, diakuinya, lumpur seperti ini agak sulit dicari masyarakat yang tinggal di perkotaan. "Daerah pinggiran kota, yang masih ada sawah, misalnya, Sawangan, masih banyak lumpur," jelas Gunawan.

Kebanyakan tanaman air berkembang lewat tunas. "Jika dicabut dan ditanam lagi, tanaman air akan tumbuh dengan gampang. Apalagi jika merawatnya benar, tanaman air paling gampang, kok." Agar tak ada jentik nyamuk, tambahkan ikan mas atau sepat. Kotoran ikan membuat tanaman menjadi lebih subur sebagai pupuk. "Tanaman air juga suka panas. Ada beberapa pohon yang suka di dalam. Tapi, seminggu sekali harus dikeluarkan agar terkena sinar matahari."

 Tanaman air bukan berarti tak memerlukan penyiraman. "Dalam sehari lakukan saja sekali, boleh pagi atau sore hari." Di musim kemarau dapat dilakukan lebih sering, dua kali sehari. Penggantian air pun harus dilakukan, paling tidak 2-3 hari sekali.

Banyak Fungsi
 
Dulunya tanaman air dianggap sebagai tanaman liar atau gulma.
 
Tanaman air berfungsi untuk membersihkan udara, menyerap sinar matahari, dan menyimpan oksigen.
 
Tanaman air akan tampil lebih indah dan cantik jika disimpan di pot-pot tanah liat berbagai bentuk.
 
Sebelum dijadikan media tanam, sebaiknya lumpur dijemur dulu agar terhindar dari hama binatang.
 
Jika halaman rumah cukup luas, teratai dan lotus bisa dijadikan tanaman untuk di kolam ikan.
 
Bunga teratai bisa dipakai untuk menjaga kelembutan dan keremajaan kulit. Setelah 3-5 bunga teratai dikeringkan, rebus dalam air 3 gelas, saring, dan minum.
 
 
  New Page 1

 
OFFICE
Jl. Raya Sumowono
Temanggung Km. 0.5
Kecamatan Sumowono
Jawa Tengah
 
TELEPON ORDER
Office : 0298.713.215
Contact person
Agus : 081.127.359.8
Devi : 081.328.735.074
Dea : 085.865.630.847
BANK
BCA KCU Ambarawa
32.00.231.553
Agus Tejo Sulistiyo
  SERVICE  
  24 JAM  

Kami Melayani Pengiriman Ke Seluruh Kota Di Indonesia dalam Jumlah Sedikit maupun Banyak

  New Page 1
GALERI FOTO
Foto Kembang / Bunga
Foto Kebun Cocaflower
Foto Kesibukan Karyawan
Foto Pengiriman Bunga
 

 

B A C K L I N K

 
  New Page 1

BERANDA | ORDER |GALERI FOTO | TENTANG KAMI

 

COCAFLOWER - Office : 0298.713.215
081.127.359.8 / 081.328.735.074 / 085.865.630.847
Jl. Raya Sumowono, Temanggung Km. 0.5, Kecamatan Sumowono, Jawa Tengah